Leave a comment

htaccess y.ang baik hati

Barusan saya hendak menginstall Drupal di debian saya. Eh ternyata drupal menggunakan file .htaccess untuk membantu agar aplikasinya berjalan dengan lebih baik.

Sekedar informasi, file .htaccess adalah file yang digunakan untuk melakukan konfigurasi webserver tanpa harus mengutak-atik file konfigurasi utamanya. Biasanya penyedia hosting memperbolehkan usernya untuk menggunakan file ini.

Kembali kepermasalahan saya. Drupal yang akan saya install ngambek karena ada beberapa baris yang tidak dapet dijalankan. Karena memang akses untuk option tersebut tidak diberikan oleh webserver untuk setiap usernya. Untuk itu, agar setiap user2 dapat menggunakan file .htaccess secara maksimal maka saya melakukan hal berikut ini.


satellite:/etc/apache2# vim mods-available/userdir.conf
<IfModule mod_userdir.c>
  UserDir public_html
  UserDir disabled root
      <Directory /home/*/public_html>>
      AllowOverride FileInfo AuthConfig Limit
      Options MultiViews Indexes SymLinksIfOwnerMatch IncludesNoExec

      # baris berikut ini adalah baris yang saya tambahkan agar
      # setiap user lebih leluasa untuk menggunakan file .htaccess
      AllowOverride All
      </Directory>
</IfModule>

satellite:/etc/apache2# /etc/init.d/apache2 restart

 

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.